Senin, 25 Agustus 2014

Politik Masa Depan



KADER PESANTREN MEMBENAHI POLITIK BANGSA

Politik merupakan suatu usaha yang dilakukan dan diterapkan untuk mempengaruhi apa dan siapa yang menjadi target mereka untuk dipengaruhi. Namun, merebak di kalangan global bahwa politik merupakan beberapa kelompok atau golongan yang saling bekerja sama untuk merebut sebuah tujuan demi mendapatkan sebuah keuntungan yang telah dijadikan tujuan dengan membentuk sebuah partai. Tak disangkal, sering dipertontonkan di beberapa media massa, bahwa sebuah politik sering kali hanya melibatkan perdebatan antara beberapa partai Golkar, Demokrat, PDI, dll. Serta adanya tindak KKN dari beberapa anggota DPR bahkan presiden yang harus ditangani dengan proses penyelesaian yang begitu panjang.
Mengenai hal tersebut, tak perlu disalahkan jika banyak orang ingin menjadikan dirinya sebagai anggota partai agar bisa berpolitik dan mengambil beribu-ribu keuntungan. Dan inilah merupakan salah satu dari beberapa masalah yang seringkali menghancurkan beberapa norma dan aturan-aturan bangsa. Dengan adanya tujuan yang tak sesuai dan dirasa cukup sangat pantas, politik kini dijadikan salah satu jalan untuk melakukan tindak KKN dan kriminal.
Tak lain sebuah sebab yang akan memunculkan sebuah akibat. Sebuah politik bangsa merupakan dimana titik kesempatan untuk membangun tujuan dan cita-cita bangsa seperti semula. Dan seorang politikuslah yang berperan penting dalam penyusunan cara, metode dan program untuk meraihnya.  Namun kini satu hal yang perlu dan sangat perlu ditanyakan. Beberapa partai politik kini tak lagi dapat merangkul dan menyelesaikan beberapa permasalahan masyarakat yang ada. Hukum dan program politikkah yang tak sesuai dengan keadaan yang ada? Atau peranan politikuskah yang menghancurkan fungsi hukum dan program politik yang ada?
Untuk menjadikan salah satu solusi dalam membenahi politik bangsa yang sesuai dengan norma dan aturan yang ada, serta dapat meraih cita-cita bangsa dan pancasila, haruslah mengangkat tinggi seorang pemimpin dan beberapa bawahan yang memiliki kualitas Intelektual yang tinggi. Namun tak sekedar hanya itu saja, kualitas diri dan moral cukup sangat mempengaruhi seseorang dalam memimpin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar